Header Ads


Jalan H. Anas Makmun
kecamatan Bangko Pusako
kabupaten Rokan hilir Rusak berat




Bangkopusako,lensautusan.com- Jalan satu-satunya dari Simpang poros menuju kecamatan Bangko Pusako rusak parah akibat mobil Tronton yang mengangkut sawit maupun CPO  dan carnel milik PKS PT.MAS Raya yang terletak di Kepenghuluan Bangko Mukti kecamatan Bangko Pusako.
           
 Saat Datuk penghulu Bangko Mukti pak Karno ditemui wartawan lensautusan.com beberapa waktu lalu dikantornya,ditanya terkait jalan H.Anas Makmun yang rusak, kami sangat kecewa pada pemilik PKS PT.MAS Raya yang kurang perduli pada masyarakat kami, lihatlah kalau musim kemarau, anak-anak kami menghirup udara yang bercampur Debu yang dilalui ribuan anak sekolah dari semua tingkatan sekolah di Bangko Pusako.
          
Lain halnya pada musim hujan, kondisi jalan yang berlobang digenangi air, saat mobil milik PKS tersebut melintas, anak-anak kena percikan lumpur yang mengenai pekaiai seragam anak kami,mereka seolah tak punya anak,rasa tak berdosa saja ujar Datuk penghulu.
         
Ditempat lain salah seorang tokoh pendidikan di Bangko Pusako ditemui awak media ,saya merasa Kesal pada ulah oknum PKS yang tak mau peduli atas rusaknya jalan tersebut,bahkan kami sudah berulang kali menyampaikan pada Manager PKS,namun tidak ada keseriusan untuk memperbaiki jalan tersebut.
     
 Baru baru ini kami juga mendatangi  PKS tersebut,terkait randemen
Sawit masyarakat kami yang menurutku PKS sangat tengah,sementara
Sawit pengusaha kaya yang buahnya lebih kecil dari buah masyarakat kami tidak di sitter,buah sawit masyarakat kami banyak yang pulang.terangnya pada awak media.
Salah seorang pedagang makanan yang enggan disebut namanya mengutuk keras pemilik PKS yang tak mau peduli Pada nasip kami,kami jualan steling makanan kami dipenuhi debu,mana mau pelanggan kami mampir, orang kaya seperti pemilik PKS itu tidak punya hati nurani ujarnya dengan nada kesal.
       
Saat awak media memantau langsung ke PKS Bangko Pusako tersebut pada tanggal(30/09/2018) Yang ingin menemui pimpinan perusahaan ,tidak diperkenankan masuk oleh sikurity yang berjaga di pos satu,dengan alasan Hari Minggu,sementara mereka tetap beroperasi,mobil tronto/Coll disektor muatan  Sawit  tetap diperkenankan masuk, sampai berita ini di langsir belum mendapat informasi dari pihak menagemen PKS.(H. Hendri Rambe)

No comments