Header Ads

PEKERJAAN JALAN PULAU HARAPAN DI DESA DUNGUN BARU DIDUGA BANYAK KEJANGGALAN




Rupat,Lensautusan.com-Pekerjaan Jalan Pulau Harapan di Desa Dungun Baru diduga banyak menemukan kejanggalan dan kontroversi dari berbagai pihak,karena dengan selesai nya pekerjaan jalan tersebut tidak sesuai dengan apa yang ada di papan volume yang seharusnya panjang jalan tersebut 140 M namun yang kita lihat jalan tersebut hanya berukuran 132 M dan menemui kekurangan 8 M,sehingga mengundang tanda tanya di kalangan masyarakat Desa Dungun Baru tersebut.
Saat di konfirmasi wartawan lensautusan.com pada (selasa/04/12) pukul 10.20 wib, untuk menyakan kebenarannya,Saruji selaku Ketua TPK 2017 yang bertanggung  jawab di dalam pekerjaan semenisasi tersebut mengatakan bahwa pekerjaan tersebut menggunakan sumber dana dari P3ID dan Saruji mengatakan dalam pesan singkatnya bahwa papan plang ada perubahan volume dan anggarannya,dilakukan dengan penyesuaian dana,laporan,dan surve bahwa semua sudah klier dan tidak ada masalah lagi,dan ditambahkannya saruji bahwa sehubungan dengan kekurangan ukuran panjangnya jalan tersebut ada perubahan karena saat ini kita melakukan dengan anggaran dana yang ada dan sesuai dengan anggaran perubahan dan melalui rapat antara pendamping Desa dan pak Kades.”ujarnya.
Berarti semangkin terlihat jelas banyaknya permainan didalam pembangunan semenisasi Jalan Pulau Hrapan tersebut,saat dijumpai lensautusan.com ditempat terpisah Joni selaku mantan Kepala Dusun IV mengatakan bahwa pihak TPK mengadakan rapat terkait perubahan panjang jalan tersebut dan mau menyesuaikan dengan anggaran pihak TPK itu tidak boleh dilakukan karena hanya melibatkan pendamping Desa dan pak Kades saja tapi harus melibatkan tokoh masyarakat Desa Dungun Baru dan pihak terkait.Joni juga mengatakan juga mengatakan diduga rapat yang dilakukan Saruji selaku Ketua TPK ini,hanya formalitas saja untuk untuk mengelabui pihak-pihak yang akan menentang kekurangan panjang pekerjaan yang dilakukan oleh pihak TPK Desa.Kata Joni kepada wartwan lensautusan.com.
Wartawan Lensautusan.com mencoba untuk mengomfirmasi via telepon seluler,Acheng selaku Kepala Desa Dungun Baru untuk menanyakan kebenaran tentang pekerjaan jalan Pulau Harapan,Acheng selaku kepala Desa mencoba buang badan terkait pekerjaan semenisasi jalan tersebut dan mengatakan bahwa pekerjaan tersebut bukan tanggung jawab nya karena itu pihak TPK yang bertanggung jawab,silahkan turun langsung ke lokasi untuk melihat langsung.”ujar Acheng kepada wartawan lensautusan.com.
Berarti dapat dilihat didalam pekerjaan ini sudah jelas kita lihat permainan antara TPK dan Kades Desa Dungun Baru untuk saling menghindar dan buang badan,dapat kita lihat banyaknya kejanggalan yang terjadi dari mulai rapat yang diadakan TPK Dungun Baru dengan melibatkan pendamping Desa dan Kades,tapi setelah dikonfirmasi Kades Desa Dungun Baru ini mengatakan tidak tau apa-apa dan bukan tanggung jawab kades.
Ada permainan apa sebenarnya yang terjadi di kantor kepala Desa Dungun Baru sampai coba menghindar dari pertanyaan wartawan lensautusan.com.....???????????????????(M.S)

No comments