Header Ads

Pengusaha Lahan Sawit Ratusan Hektar Enggan Bayar Pajak Bumi Dan Bangunan.



Ujung tanjung,Lensautusan.com-Kepenghuluan pematang hitam yang ada di kabupaten Rokan Hilir ini kesal terhadap pemilik lahan ratusan hektar yang enggan membayar pajak kepada pemerintah Kab.rokan hilir.

Penghulu botak mengatakan ada lebih kurang enam orang penguasa lahan sawit yang saat ini sudah produktif,namun mereka hanya membayar 6-10 hektar saja dari jumlah ratusan hektar perkebunan sawit yang mereka miliki.Berdasarkan data wajib pajak di kepenghuluan pematang hitam Kec Rimbo Melintang Kab.Rokan Hilir.

Saat bapak penghulu pematang botak di temui wartawan lensautusan.com (16/09/2018)baru-baru ingat di kantor nya,mengatakan bahwa pihak nya akan memanggil pemilik lahan tersebut untuk menyampaikan langsung kepada mereka yang mendapat hasil puluhan juta perbulan,kita akan laporkan hal ini langsung kepada camat dan badan pendapatan daerah Kab.Rokan Hilir.terangnya kepada lensautusan.com".

Ditempat terpisah,ketua RT 09 pematang hitam menjelaskan kepada wartawan lensautusan.com pemilik lahan-lahan yang ada diwilayah saya tiga orang yang luasnya lebih dari 100 Ha,namun mereka enggan membayar pajak.terang ketua RT09 ,kepada Lensautusan.com".

Ditambahkannya jangankan membayar pajak untuk membantu kegiatan yang ada saja mereka pelit,contohnya kegiatan HUT RI dan acara MTQ  mereka tak perduli.katanya kepada wartawan".

Ketika wartawan lensautusan.con menemui pemilik lahan Saragi,beliau tidak bisa di jumpai karena sedang tidak berada di kebunnya,yang ada hanya anggota pekerjanya saja yang tidak mau di sebutkan namanya,mengatakan kami hanya pekerja pak,kami disini ada tujuh kepala keluarga yang bekerja menjadi buruh panen dan penjaga kebun sedangkan pak Saragi beliau saat ini sedang berada di Medan pak.terangnya pada awak media sambil melanjutkan kerjanya.(H.Hendri Rambe)

No comments