ACHENG SELAKU KEPALA DESA DUNGUN BARU TIDAK MENGHIRAUKAN HASIL INTRUKSI BUPATI BENGKALIS
Rupat,Lensautusan.com-Acheng selaku
Kepala Desa Dungun Baru yang menjabab lebih kurang 1 tahun lebih ini,terlihat
sama sekali tidak menghiraukan himbauan yang dikeluarkan Bupati Bengkalis beberapa
waktu yang lalu.
Pasalnya sampai saat belum ada
keputusan yang pasti terkait perangkat Desa yang diberhentikan,saat di
konfirmasi wartawan lensautusa.com salah seorang kepala Dusun menyatakan bahwa
dirinya belum ada mendapatkan keputusan terkait hak mereka yang belum
dibayarkan Kepala Desa Dungun Baru tersebut.
Cukup banyak kejanggalan yang
ditemukan dalam Surat keputusan Pemberhentian Perangkat desa ini,dapat kita
langsir dari awal pemberitaan yang dikeluarkan media ini,dari mulai surat
kejanggalan,Pengaduan Kuasa Hukum,Hingga Himbauan dari Bupati Bengkalis sama sekali
tidak di hiraukan oleh Kepala Dungun baru ini.
Dapat kita lihat Kepala Desa Dungun
Baru ini seperti kebal terhadap Hukum sehingga perbuatannya tidak
dipermasalahkan sama sekali,dimana letak nya peraturan yang berlaku kepada
pejabat negara ini,kenapa sampai sekarang belum ada sangsi yang di
lakukan...????
Dan gimana nasib 6 orang perangkat
Desa yang diberhentikan secara sepihak,serta hak-hak mereka tidak
dibayarkan.....????
Dari Pantauan Media Lensautusan.com
banyak menemukan kejanggalan terkait surat pemberhentian yang dikeluarkan
kepala Desa tersebut bukan hanya itu saja,banyak nya proyek bermasalah yang
terjadi di Desa tersebut seperti pengecoran jalan yang sampai saat ini belum
terungkap.
Salah seorang warga mengatakan bahwa
benar proyek jalan yang saat ini dikerjakan,diduga asal jadi.katanya kepada
lensautusan.com.”Ditambahkannya bahwa ada salah jalan yang baru-baru ini
mendaptakan perbaikan dan jalan itu berada di Desa dekat sini juga kami selaku
masyarakaat Desa Dungun Baru menduga ada permainan didalam pengerjaan
pengecoran jalan tersebut,kami menduga bahwa jalan tersebut panjang
pengerjaannya tidak sesuai dengan seharusnya.Kami selaku masyarakat manaruh
curiga dalam kerjaan yang dikerjakan oleh kontraktor yang mana kontraktornya
juga tinggal disekitar sini,namun kenapa dari pihak Desa tidak turun langsung
untuk memantau pekerjaan tersebut jadi wajar kami selaku warga menduga bahwa
sudah ada permainan antara kepala Desa dengan pihak kontraktor.”ujarnya kepada
wartawan lensautussan.com.(JN)

Post a Comment