USAI DI KERJAKAN JALAN DESA KEMBALI MENGALAMI RUSAK PARAH.
Labura,Lensautusan.com-Untuk mendukung pembangunan sarana dan
prasarana di daerah,Pemerintah pusat telah melibatkan langsung para Kepala Desa
diseluruh Wilayah Indonesia untuk ikut serta mencanangkan dan membangun wilayah Desanya secara langsung.
Maka
Pemerintah pusat melalui Kementrian Keuangan RI telah menggelontarkan
PuluhanTriliun untuk Desa baik untuk pos Anggaran Dana Desa(DD) dan Anggaran
Dana Desa(ADD)T.A 2018 salah satu wilayah Desa yang sedang
giatnya,membangun,Desa Kuala Bangka di Kecamatan Kualuh Hilir Kab.Labuhanbatu
Utara.
Untuk T.A
2108 Desa ini menggunakan pos DD untuk kegiatan pengerasan jalan sepanjang 600
m dengan nilai Rp.193.000.000 yang terletak di Dusun Serba guna Kuala
Bangka.Dari informasi yang di himpun Lensautusan.com dari masyarakat Dusun
serba guna pada Rabu(28/11) bahwa hasil pekerjaan pengerasan jalan yang
dilakukan pihak Perangkat Desa belum memuaskan bagi masyarakat.Sebab baru
sekitar 3 bulan usai dikerjakan,jalan yang mereka pergunakan selama ini sudah
kembali berlobang dan berlumpur dan bahkan sulit untuk dilalui oleh kendaraan
roda dua dan empat.
Maka
Masyarakat memohon kepada Pemerintah Desa Kuala Bangka agar segera kembali
memperbaiki jalan Desa yang rusak diperkirakan sepanjang 300 m.Usai
masyarakatmengeluh atas kerusakan jalan tersebut,Plt,Kepala Desa Kuala Bangka
di kantornya mengatakan kepada Lensautusan.com bahwa yang bertanggung jawab
atas kerusakan jalan yang baru selesai dikerjakan oleh pihaknya talangan Dana
Desa 2018 adalah pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata ruang Kab.Labura.
Sebab
pihaknya mengaku sudah mengerjakan pengerasan jalan sesuai RAB yang telah
ditetapkan baik volume dan waktu.Bukan semata pihak Desa mengambil kesempatan
untuk membuat alasan dengan menyalahkan pihak lain.
Pengerjaan
pengerasan jalan sepanjang 600 m,dengan nilai pagu Rp.193.000.000 sudah selesai
pada awal November 2018,ujar plt.Kades.Tetapisejak pertengahan September hingga
saat ini sedang ada pengerjaan irigasi di Dusun serbaguna dengan menggunakan
jalan yang baru selesai dikerjakan pihak Desa untuk mengankut bahan
material,seperti batu padas,semen,baatu koral,pasir dan besi yang volumenya
puluhan ton setiap harinya diangkut oleh truck jenis cold diesel ke lokasi
proyek yang tidak jauh dari ujung jalan yang baru diperbaiki.
Padahal
jalan itu sebelumnya tidak pernah dilalui oleh kendaraan berat,kerena
masyarakat di Dusunnya tersebut umumnya petani sawah bukan sawit.”katanya.
Dikatakanya
lagi bahwa pihaknya akan menyurati pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata ruang
Kab.Labura agar mempertanggung jawabkan kerusakan jalan Desa akibat pekerjaan
irigasi yang dilaksanakan pihak rekanan.Serta Plt.Kades bertekad kerusakan
jalan yang baru usai dikerjakan pihaknya akan segera diperbaiki kembali sebelum
turun pihak Kejaksaan,Inspetorat dan BPK untuk turun kelapangan untuk memeriksa
hasil serapan ADD/DD 2018 di Desa Kuala Bangka.(MS)


Post a Comment